pelatihan packaging senin, 26 september 2011

Jejak hanif abdan syakuro (0857.400.28.48.7) hari  senin 26 september 2011 :

 

PERTEMUAN PELATIHAN PACKGING UKM

SE-PROVINSI DIY DI HOTEL BINTANG FAJAR

 

 

Pak Bambang Harimurti

 

Peningkatan pendapatan =>  mengurangi kemiskinan

70 – 80 % uang di Indonesia beredar di Jakarta

 

Ukm lemah dalam :

Pengetahuan

Manajemen

SDM

Semangat

Persoalan utama tidak selalu modal

 

Masalah modal ada berbagai solusi :

BANK COR 14-22% bunga pertahun

Sampai 20 juta tidak ada agunan

Kalau bank cor kami percaya yg menyalurkan kredit bank BRI, tapi kalau bank bank lainnya terkadang hanya take over (laporan dibuku)

 

Selalu yang ditanya pertama kali di bank adalah jenis usahanya.

Seluruh aktifitas harusnya dicatat (ada dokumentasi) , tantangannya BUDAYA KITA ITU TIDAK ADA MENCATAT.

 

Produk harus bisa bicara sendiri.

Contoh :

Ikan asin => di kemasan ditulis , kandungan kalsium …% => bermanfaat untuk osteoporosis, hal itu menjadikan segmen manula menjadi sangat tertarik, jika segmen nya para manula.

 

Timbangan baiknya yang DIGITAL. Karena bisa menimbang sampai terkecil .

contoh : menimbang  65 gram.Hal ini bermanfaat jika waktu dibuat kemasan (isi) kecil dengan yang harga lebih mahal konsumen malah tertarik di banding dengan kemasan (isi) besar harga lebih murah.

Nah dengan begitu kita yg lebih diuntungkan, tetapi tetap harga yg menentukan konsumen.

 

Paradigma kuno, harga ditentukan oleh :

Bahan baku

Kemasan

Tenaga

Transport

 

Konsep harga sudah beda, harga yang menentukan sekarang konsumen.

 

Solusi Permodalan :

  1. BUKP

ada di setiap kecamatan bunganya maksimal 6% pertahun

Milik pemerintah provinsi

Pinjaman maksimal 20 juta pertahun, agunan tidak harus

Bisa diakses oleh korporasi maupun perorangan.

  1. BKKBN
  2. BUMN

Jogja ada 41 BUMN Pembina. Meskipun tidak semuanya di Jogja

Contoh : BTN, Mandiri, PT PLN, jamsostek, PT POS, Pegadaian, Angkasa pura

 

Solusi yang lain :

  • Ada pelatihan membatik

Ketemu staf saya : Pak Ins. Polim Napitupulu

  • Ada pelatihan Keterampilan

 

Nama kepala dinas disperindagkop di kompleks balaikota : Pak Heru

 

Ada tawaran kafling sewa tempat (beberapa meter) di jakarta/jawa barat (penulis ga bgtu yakin)

Listrik free, memang baru buka, jadi pertama sepi, tapi dijanjikan promosi besar2an. Nanti klo sudah rame, nantinya kalau mao beli atau nyewa bakalan diprioritaskan.

 

Kelemahan UKM :

  1. Modal
  2. Pasar
    1. Internasional = hongkong, shanghai, dubai, turki, kanada (kebanyakan tematik : furniture, kulit)

Di china sangat sedikit masyarakatnya yang bisa bahasa inggris

  1. Lokal = kecamatan , propinsi
  2. Wilayah
  3. Nasional = jakarta , makassar
  4. Manajemen
    1. SDM
    2. Produksi
    3. Pemasaran
    4. Teknologi
    5. Akses informasi

 

“Mudah-mudahan ya, 5 tahun yang akan datang 2016, kita akan ketemu lagi dan SUKSES = aamiin”

 

Bu Pamella (pemilik pamella) ya berawal dari sini, pelatihan kecil seperti ini, hanya bedanya judulnya managemen ritel, tantangannya adalah orang terdekatnya, segmennya wanita, komitmennya tidak menjual rokok, tantangannya merubah dari yg dilayani konsumennya menjadi konsumen yang melayani dirinya sendiri, memang banyak yg mencuri , tapi lebih banyak keuntungannya, bahkan berkali-kali lipat. Kuncinya = KONSISTENSI, KEJUJURAN, TEPAT WAKTU.

Wanita =          1. Dirumah sebagai manager

2. mudah digoda

Target marketnya = Wanita

 

 

Materi kewirausahaan

Amir panzuri, S. Sos.

(apikri)

 

Suatu kita kita akan terjatuh pada lubang yang kita buat sendiri, karena sewenang-wenangnya kita. Pada dasarnya kita akan menciptakan musuh kita sendiri.

 

Apa sebab karyawannya setia bangets?

Karena : perlakuan kita

Contoh : boss china pada saat karyawannya tertimpa musibah/berita duka maka langsung dikirimkan 2 karung beras ke desanya.

 

Catering Ibu Supardi.

-dibalik resiko Allah menjanjikan sesuatu-

Beliau mempunyai lebih dari 270 anak asuh, bayangkan jika 270 anak berdoa bersama2 untuk catering usaha yang beliau punya usaha. Bahkan sedekah/zakat (penulis kurang yakin dlm mendengar) setahun lebih dari 35 juta.

 

Jogja Village In

-niat + keyakinan-

 

Kita jangan menjadi kumpulan orang ingah ingih.

 

 

FILOSOFI PEDATI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tapi terkadang kita tidak menyukuri. Yang tidak cepat, tidak dapat.

“satu musuh terlalu banyak, seribu musuk terlalu kurang”

ILMU DASAR MARKETING = pahami TARGETNYA.

 

Pangsa = jumlah

Segmen = kelompok.

 

Aspek demografi :

  1. Usia
  2. Jumlah penduduk
  3. Laki-laki/perempuan
  4. Pendidikan
  5. Kelas menengah/bawah
  6. Pekerjaan
  7. Status sosial

 

Di Jepang masyarakat kotanya kebanyakan : sampai umur 40 tahun tidak menikah, hanya pacara, tinggal satu rumah, jarang mao pnya keturunan.  Sekolah sebaik-baiknya , lalu piknik

 

Saya memberi nama BERAS HIJAU.

Klo dimasak ya ga bakal hijau. Tapi dengan bertanya orang, kita punya kesempatan menjelaskan keunggulan beras hijau. Kelompok konsumennya yang peduli dengan kesehatan , seperti : ikatan dokter indonesia (IDI bukan IDIH)

 

GEOGRAFI

-iklim

Penjelasan :

Jualan jahe di pantai, jualan es dikaliurang

 

-budaya

Penjelasan :

Kesalahan RUMAH MODE

Pembukaan ramai, tapi bulan bulan berikutnya sepi. Kenapa coba:

Ternyata targetnya orang sunda yang suka dandan. Tapi untuk orang sunda, ada suatu budaya yaitu warna ungu melambangkan status janda. Nah, dirumah mode, ternyata terlalu banyak warna ungu.

 

“derajat kita akan terangkat jika kita punya ilmu”

 

Wanita berdiri tegak menentang tas, bertuliskan LOUISVUITTON , menandakan tas mahal dari perancis. Wanita tersebut suka dipuji, adanya gengsi.

Contohnya : “oleh-oleh khas Jogja” menandakan orang tersebut tidak ditanya langsung tas atau barang bawaannya menandakan dari jogja, yang bagi sebagian pihak merasakan adanya gengsi.
Wah keren dari jogja, Berapa hari di Jogja?, dll.

 

 

 

 

 

Jiwa anak-anak =

  1. Ingin tahu
  2. Ingin coba
  3. Ingin dipuji temannya

 

Dengan mengetahui polanya kita akan tahu :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PHIA AMPYANG

Tantangannya : di produknya yg tadinya tidur diubah menjadi berdiri, dengan hanya melipat bagian bawahnya, agar produk bisa menyapa konsumen.

Ibu2 => kemasan keluarga

Anak2 => kemasan ekonomis

 

Beberapa restaurant : yang ia jual  suasana, rasa, kebersihan

Salon = suatu ruangan akan tampak lebih luas jika terdapat banyak kaca.

Coba lihat di berbagai tempat adanya TV, untuk memanipulasi waktu. Misal : menunggu.

 

-pengusaha yang berilmu-

Warung soto di beringharjo = ditembok di tempeli koran jual tanah => menjadi laris manis karena targetnya pedagang, yang mayoritas suka berinvestasi.

 

Perlakuan yang semena2 terhadap karyawan akan menimbulkan pesaing baru. Contoh : industri di kasongan.

 

Orang membeli = persepsi

Cocacola dan pepsi,Sama2 minuman berkarbonasi, jika tidak diberi merk maka orang memilih pepsi, tapi setelah diberi merk malah orang berbalik byk sekali orang yg suka cocacola.

Hal ini dikarenakan alam bawah sadar yang selalu dihujam oleh iklan2.

  • Attention (perhatian)
  • Action (membeli)
  • Desire (hasrat)
  • Interest (tertarik)

 

Kalau kita sedang survai produk2 pesaing, beli yang paling menarik saja. Di mulai dari jiwa dan mental bandingkan produk kita dengan produk pesaing, nanti akan timbul percikan2 ide yang lebih baik.

 

Bisnis = niat ibadah

Intinya = segmen pasar siapa kelompok yang kita tuju.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: